ANALISIS PROTEIN METODE KJELDAHL PDF

Analisis protein dapat dilakukan dengan metode kualitatif dan metode kuantitatif. Metode Kjeldahl merupakan salah satu metode kuantitatif yang dapat. Analisis protein secara umum dilakukan dengan dua metode, yaitu kualitatif dan Kjeldahl digunakan untuk menganalisis kadar protein kasar dalam bahan. Crude protein content; Johan Kjeldahl () developed the basic process Protein analysis in foods has been mostly done by determining Nitrogen Content Metode ini digunakan untuk penetapan kadar protein dalam susu secara cepat .

Author: Kigajinn Shagar
Country: South Africa
Language: English (Spanish)
Genre: Video
Published (Last): 5 January 2005
Pages: 460
PDF File Size: 9.72 Mb
ePub File Size: 3.47 Mb
ISBN: 931-6-79423-601-8
Downloads: 11862
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Vudodal

Panjang gelombang maksimumnya adalah nm, didasarkan atas warna reagen CBBG bebas yaitu merah-kecokelatan Imaks nmsedangkan dalam suasana ketode reagen CBBG akan berada dalam bentuk anion yang akan mengikat protein membentuk warna biru Imaksnm Neide et al.

Jika pemilihan panjang gelombang memiliki spektrum perubahan besar pada nilai absorbansi saat panjang gelombang sempit, maka apabila terjadi penyimpangan kecil pada cahaya yang masuk akan mengakibatkan kesalahan besar dalam pengukuran.

Wilson K, J Walker. Jumlah CBBG yang terikat pada protein proporsional dengan muatan positif yang ditemukan pada protein Kjeldalh Dari persamaan tersebut, dapat diperoleh konsentrasi protein BSA dalam sampel. Persentase dari rasio kadar protein ekstrak dengan kadar protein bahan awal Documents.

Metode Bradford banyak digunakan karena cara pewarnaannya yang praktis dan memiliki nilai sensitivitas tinggi. Perbedaan gugus acak menentukan jenis asam amino serta menentukan protein yang terbentuk.

Protein juga bisa mengalami denaturasi dan renaturasi yaitu pemutusan ikatan-ikatan molekul pada protein dan penggabungan kembali ikatan tersebut. Hasil pengukuran absorbansi deret standar protein metode Bradford pada panjang gelombang nm prltein dilihat di Tabel 1. Kurva standar dibuat antara konsentrasi protein dan absorbansi.

Sifat-sifat protein inilah yang menyebabkannya menjadi salah satu biomarker dalam penelitian. Protein sendiri berfungsi banyak dikarenakan keragamannya.

Analisis kadar protein dan penentuan persen. Konsentrasi sampel protein dapat ditentukan setelah membuat kurva standar dari percobaan. Semakin besar konsentrasi protein dalam sampel, semakin tinggi nilai absorbansinya.

  CLEWLOW STRICKLAND IMPLEMENTING DERIVATIVE MODELS PDF

Penentuan Protein Metode Bradford

Untuk menentu- kan kadar protein dari ekstrak protein. Penambahan NaCl ini akan menyebabkan nilai absorbansinya menurun atau semakin kecil, karena pengompleksan protein dan zat warna CBB dalam reagen Bradford akan semakin sedikit. Hal tersebut bisa diakibatkan pengaruh suhu, pH, dan logam berat.

Respon Bradford juga berbeda atau bervariasi bergantung pada komposisi protein, sehingga dibutuhkan protein solusi standar Neide et al. Asam amino yang dapat dianalisis adalah asam amino esensial, seperti asam amino dengan rantai samping aromatik tirosin, triptofan, dan fenilalanin atau bersifat basa arginin, histidin, dan leusin Stoscheck Prosedur PenelitianPembuatan Kurva StandarSebanyak 6 buah tabung reaksi yang bersih dan kering disiapkan dan diberi label 1, 2, 3, 4, 5dan 6.

Protein terdapat di dalam semua sistem kehidupan, dan pada manusia, protein banyak tersimpan di jaringan otot dan beberapa organ tubuh lainnya, sedangkan sisanya terdapat di dalam darah. Kemudian setiap larutan dalam tabung reaksi diukur nilai absorbansinya dengan panjang gelombang nm.

Bradford for checking protein assay on mixed biological samples techniques and instrumentation in analytical chemistry. Antara lain sebagai enzim, senyawa transport, protein kontraktil, protein regulator, katalisator, dan protein struktural. Jumlah CBB yang terikat pada protein proporsional dengan muatan positif yang ditemukan pada protein Wilson dan Walker Sedangkan metode biuret menggunakan panjang gelombang nm dengan larutan standar Bovine Serum Albumin BSA dalam berbagai variasi konsentrasi.

Analisis protein pada subseluler kjeldahll ditemui pada analisis protein komponen sel hati tikus dengan menggunakan metode biuret, analisis urutan nukleotida dan ekspresinya, mehode analisis protein dengan metode sidik jari.

Kkjeldahl of total proteins in cow milk powder samples: Analisis protein dengan metode Bradford menggunakan spektrofotometer Nilai ketepatan R yang didapatkan cukup besar dan mendekati 1, menunjukkan sedikitnya kesalahan dalam praktikum.

Praktikum ini bertujuan menentukan kadar protein dalam suatu sampel dengan metode Bradford, yaitu dengan metode spektrofotometri menggunakan kurva standar.

  BRIDGEMAN CONSTRUCTIVE ANATOMY PDF

BSA diencerkan terlebih dahulu dengan 4,5 ml akuades hingga volumenya 5 ml. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai absorbansi semakin meningkat seiring dengan penambahan volume BSA pada setiap tabung.

Penentuan panjang gelombang maksimum dilakukan untuk mengetahui ketika absorpsi mencapai maksimum sehingga meningkatkan proses absorpsi larutan terhadap sinar Rohman Panjang gelombang yang dapat dipakai dalam analisis protein Metode Bradford antara – nm.

Nilai sensitivitasnya empat kali dari metode Lowry. Setiap tabung ditambahkan 5 ml reagen Bradford ke dalamnya, dikocok perlahan hingga homogen dan didiamkan hingga terjadi perubahan warna. Metode Bradford menggunakan prinsip spektrofotometri untuk melihat nilai absorbansi dan hubungannya dengan kadar protein yang diikat zat warna CBBG. Metode Penentuan Arah Kiblat Documents.

Linearitas sempurna suatu grafik adalah 1. Metode Lowry-Folin dilakukan untuk menganalisis protein terlarut dengan menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang nm Sumardji dalam Rahayu Principles and Techniques of Practical Biochemistry 5th edition. Kemudian tabung reaksi 1 diisi dengan L NaCl. Sumbu x merupakan konsentrasi protein, sedangkan y merupakan nilai absorbansi.

Penentuan Protein Metode Bradford

Protein juga bersifat amfoter serta memiliki titik isolistrik dikarenakan memiliki gugus karboksil sekaligus amina Harold Namun, respon reagen Bradford rentan terhadap pengaruh nonprotein, khususnya detergen, dan menjadi semakin nonlinier pada tinggi akhir konsentrasi berbagai protein ;rotein berguna. Setelah pengikatan tersebut, protein akan berwarna biru sehingga nilai absorbansinya bisa diukur dengan metode spektrofotometri.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin sedikit volume NaCl atau semakin banyak jumlah larutan BSA dalam campuran, jumlah protein yang terlarut akan semakin sedikit, sehingga nilai absorbansinya semakin besar. Penentuan kadar protein dilakukan berdasarkan metode Bradforddengan Published on Sep View Download